SILVER

Perak Turun Dari Level Tertinggi Lima Bulan Mendekati $34,50

Harga perak (XAG/USD) turun setelah naik lebih dari 2% pada sesi sebelumnya, diperdagangkan mendekati $34,30 per troy ounce selama jam perdagangan Asia pada hari Jumat (28/3). Meskipun turun, permintaan safe haven untuk Perak tetap kuat di tengah meningkatnya penghindaran risiko, didorong oleh meningkatnya ketegangan perdagangan menjelang tarif baru AS minggu depan.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengenakan tarif 25% untuk mobil dan suku cadang mobil buatan luar negeri, yang memicu ancaman pembalasan dari Uni Eropa dan Kanada. Hal ini telah memicu kekhawatiran akan sengketa perdagangan yang lebih luas dan potensi dampak ekonomi global.

Perak, aset yang tidak memberikan imbal hasil, dapat kembali menguat karena imbal hasil Treasury AS menurun. Pada saat penulisan, imbal hasil 2 tahun dan 10 tahun masing-masing berada pada 3,99% dan 4,34%. Namun, Moody's telah memperingatkan bahwa peningkatan tarif dan pemotongan pajak dapat secara signifikan memperlebar defisit pemerintah, yang berpotensi menyebabkan penurunan peringkat utang AS dan imbal hasil Treasury yang lebih tinggi.

Sementara itu, Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh pada tingkat tahunan sebesar 2,4% pada Q4 2024, melampaui perkiraan 2,3%, menurut data yang dirilis pada hari Kamis. Investor sekarang mengalihkan perhatian mereka ke Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS hari Jumat untuk wawasan lebih lanjut tentang sikap kebijakan moneter Federal Reserve (Fed). The Fed mempertahankan suku bunga tetap minggu lalu tetapi menegaskan kembali ekspektasi untuk dua kali pemotongan suku bunga pada akhir tahun.

Presiden Fed Boston Susan Collins mencatat pada hari Kamis bahwa bank sentral menghadapi pilihan yang sulit antara mempertahankan sikap kebijakan yang ketat atau bertindak lebih awal untuk mengatasi potensi kemerosotan ekonomi. Sementara itu, Presiden Fed Richmond Thomas Barkin memperingatkan bahwa ketidakpastian seputar kebijakan perdagangan pemerintahan Trump dapat mendorong Fed ke arah pendekatan yang lebih hati-hati dan menunggu dan melihat daripada yang diantisipasi pasar.(Newsmaker23)

Sumber: FXstreet

Related News

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

World Time