US DOLLAR

Dolar Tetap Stabil di Tengah Meningkatnya Perang Dagang

Indeks dolar AS tetap stabil di sekitar 103,5 pada hari Kamis(13/03) setelah menguat pada sesi sebelumnya, karena investor mempertimbangkan dampak perang dagang global yang meningkat terhadap ekonomi dan konsumen.

Dalam perkembangan terakhir, Presiden Trump berjanji untuk mengenakan tarif tambahan, menyusul tindakan balasan dari UE dan Kanada sebagai tanggapan atas bea masuk baja dan aluminiumnya.

Trump juga menegaskan kembali peringatan tentang tarif timbal balik yang akan berlaku bulan depan, yang memicu ketidakpastian lebih lanjut di pasar global. Sementara itu, data inflasi konsumen AS yang dirilis pada hari Rabu lebih rendah dari yang diharapkan untuk bulan Februari, menawarkan sedikit kelegaan bagi investor.

Namun, dampak penuh dari tarif yang baru diterapkan belum terwujud, meningkatkan kekhawatiran bahwa inflasi dapat meningkat lagi dalam beberapa bulan mendatang. Ke depannya, Fed akan mengumumkan keputusan kebijakannya minggu depan, dengan pasar secara luas mengharapkan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah sambil mengungkap proyeksi ekonomi terbaru. (Newsmaker23)

Sumber: Trading Economics

Related News

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

World Time