ECONOMY

Penjualan Ritel Inggris Turun Lebih dari yang Diperkirakan Selama Cuaca Dingin

Penjualan ritel di Inggris turun lebih dari yang diperkirakan pada bulan Juli setelah periode cuaca dingin dan berhujan membuat orang enggan berbelanja.

Volume barang yang terjual di toko dan secara online turun 1,2% bulan lalu setelah naik 0,6% pada bulan Juni, demikian yang diumumkan oleh Kantor Statistik Nasional pada Jumat (18/8). Para ekonom telah memproyeksikan penurunan bulanan sebesar 0,6%.

Angka-angka ini menandai kali pertama dalam empat bulan bahwa penjualan tidak mencapai harapan dan mungkin mengindikasikan konsumen mulai terbebani oleh lonjakan harga dan suku bunga yang tinggi. Bank of England berusaha untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi guna mengendalikan tekanan inflasi, yang telah memicu peningkatan tak terduga dalam tingkat pengangguran pada kuartal kedua.

Penjualan pakaian turun, yang ONS atributkan pada penurunan jumlah pengunjung toko karena cuaca basah menyebar di seluruh Inggris. Penjualan makanan juga lebih lemah, yang pelanggan sebut karena harga yang lebih tinggi. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

Related News

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.

World Time